Menko Yusril Minta Gubernur Jabar Urungkan Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta

mgstv.co.id – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, secara resmi meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membatalkan rencana penyelenggaraan sayembara berhadiah hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku kejahatan begal.
Dalam pernyataannya, Yusril menilai langkah tersebut berpotensi melanggar aturan hukum dan menggeser wewenang penegakan hukum yang seharusnya menjadi tugas kepolisian. Selain itu, kebijakan ini dikhawatirkan memicu tindakan main hakim sendiri yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat maupun tersangka, serta berisiko melanggar prinsip perlindungan hak asasi manusia.
“Penanganan kejahatan adalah ranah aparat penegak hukum. Jika warga dilibatkan dengan imbalan hadiah besar, dikhawatirkan terjadi kekerasan berlebih atau kesalahan penangkapan terhadap orang yang tidak bersalah,” ujar Yusril.
Pihaknya berharap pemerintah daerah lebih mengutamakan pendekatan preventif, meningkatkan sinergi dengan kepolisian, serta memperkuat keamanan lingkungan sesuai koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait permintaan tersebut. (LS/Tim)
