Razia Gabungan Lapas Gunung Sindur, 122 Orang Tes Urin

0
Razia Gabungan Lapas Gunung Sindur, 122 Orang Tes Urin

Razia Gabungan Lapas Gunung Sindur, 122 Orang Tes Urin

Mgstv.co.id, GUNUNG SINDUR  — Petugas gabungan menggelar razia dan tes urin secara acak di Lapas Khusus Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Rabu (23/9/2026) malam. Kegiatan ini menyasar narapidana dan pegawai lapas sebagai upaya mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Sebanyak 86 narapidana dan 36 pegawai Lapas Khusus Gunung Sindur menjalani tes urin dalam razia tersebut. Petugas melaksanakan pemeriksaan secara acak untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.

Razia gabungan tersebut melibatkan petugas Lapas Khusus Gunung Sindur, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bogor, TNI, Polri, hingga Brimob Polda Jawa Barat.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh narapidana dan pegawai yang menjalani tes urin dinyatakan negatif narkotika.

Selain melakukan tes urin, petugas juga menggeledah kamar hunian narapidana. Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian.

Petugas menggelar razia tersebut sebagai bagian dari program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tim gabungan melaksanakan kegiatan secara mendadak untuk memperkuat pengawasan di lingkungan lapas.

Razia serupa akan terus dilakukan untuk mencegah masuk dan beredarnya narkoba serta barang terlarang di lingkungan Lapas Khusus Gunung Sindur.

Kepala Lapas Khusus Gunung Sindur Bogor Wahyu Indarto menyampaikan keterangan terkait pelaksanaan razia dan tes urin tersebut.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Bogor Kombes Pol Agung Cahyono turut memberikan keterangan mengenai pelaksanaan pemeriksaan narkotika di lingkungan lapas.

Penggeledahan dan tes urin dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan lapas, baik warga binaan maupun petugas, terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pengawasan juga menyasar penggunaan telepon genggam dan barang-barang yang dilarang masuk ke kamar hunian. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Baca Juga  Tajur Halang Fest Tampilkan Budaya Tradisional Dan Ajang Pemeran UMKM

(Suhanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *