mgstv.co.id, Sukabumi – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya menggelar aksi Mimbar Rakyat.
Dalam aksi ini, GMNI menyoroti kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pelemahan nilai tukar Rupiah, berlangsung di Perempatan Jalan Tugu Adipura, Kota Sukabumi, pada Selasa, (16/6/2026).
Selain itu, mereka juga mengkritik keberadaan dwifungsi/multifungsi TNI serta menolak pengesahan RUU Polri menjadi Undang-Undang yang dinilai dapat mempersempit ruang kebebasan sipil.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPC GMNI Sukabumi Raya, Septian Hidayat mengatakan bahwa sejumlah kebijakan Pemerintah Pusat yang dinilai gagal membawa perbaikan, GMNI Sukabumi Raya menggelar aksi Mimbar Rakyat bertajuk “Pemimpin dan Birokrasi Negara Gagal”.
Ia menjelaskan bahwa isu utama yang diangkat meliputi pelemahan nilai tukar Rupiah, kenaikan harga BBM, kritikan terhadap multifungsi TNI, serta penolakan pengesahan Undang-Undang Polri. “Undang-undang tersebut berpotensi memperkecil ruang kebebasan sipil di tanah air, ”bebernya.
Selain memasang sejumlah spanduk dan selebaran di area Tugu Adipura, para peserta aksi juga menyampaikan orasi. Aksi tersebut disertai pembakaran ban yang sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi. (Iqbal Bakar)