mgstv.co.id, Sukabumi – Seorang lansia bernama Didi, berusia 65 tahun, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Pangrango di perlintasan Kampung Bojongnangka, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, (26/6/2026) sore.
Pria lanjut usia itu tewas setelah terserempet Kereta Api Pangrango dengan rute Bogor–Sukabumi. Kejadian berlangsung saat korban diduga hendak menyeberangi rel, tepat ketika kereta melintas dari arah Bogor menuju Sukabumi. Benturan tidak terelakkan dan menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian beserta pihak terkait segera melakukan olah tempat kejadian dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi.
Menurut keterangan saksi, masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali sebagai peringatan. Namun karena jarak kereta sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Korban terpental dan terseret sejauh 10 hingga 12 meter dari titik tabrakan.
Merespons informasi yang berkembang, keluarga melalui kuasa hukumnya memberikan klarifikasi. Mereka menegaskan korban bukan mengabaikan peringatan, melainkan memiliki gangguan pendengaran yang diderita selama puluhan tahun. Keluarga juga menyatakan korban hanya ingin menyeberang, bukan berjalan menyusuri jalur rel.
Selain klarifikasi, keluarga memohon bantuan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menanggung biaya penanganan, mulai dari visum medis hingga pengurusan jenazah, dengan total sekitar Rp1,7 juta. Hingga saat ini, pihak KAI belum memberikan tanggapan resmi.
“Kami akan mendatangi PT KAI terkait peristiwa ini. Kecepatan kereta itu sudah diatur dalam peraturan beserta golongannya. Nanti kami tanyakan langsung, apakah masinis sudah membunyikan klakson sesuai prosedur? Dan berapa kecepatan kereta saat itu? Hal-hal ini akan kami konfirmasi kepada perwakilan PT KAI, khususnya wilayah Jawa Barat.” ujar Wikra Febrian selaku kuasa hukum pihak keluarga korban.
Sampai saat ini, kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian yang merenggut nyawa Didi. (Sofwan Zulfikar)