Lansia 74 Tahun di Caringin Sukabumi Bertahan di Rumah Reyot, Bantuan Rutilahu Tak Kunjung Datang

0
Lansia 74 Tahun di Caringin Sukabumi Bertahan di Rumah Reyot, Bantuan Rutilahu Tak Kunjung Datang

Lansia 74 Tahun di Caringin Sukabumi Bertahan di Rumah Reyot, Bantuan Rutilahu Tak Kunjung Datang

MGSTV.CO.ID, SUKABUMI — Oji, seorang lansia berusia 74 tahun di Desa Pasir Datar, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, harus bertahan hidup di rumah yang kondisinya memprihatinkan bersama keluarganya.

Rumah milik Oji di Kampung Pangkalan, RT 21/RW 05, tersebut telah ia tempati sejak 1975. Namun, bangunan itu kini mengalami kerusakan cukup parah. Sebagian atap genteng ambruk dan hanya menyisakan dua kamar yang masih dapat digunakan.

Kondisi ruang tengah bahkan sudah tidak memungkinkan untuk ditempati karena berisiko membahayakan keselamatan penghuni. Ketika hujan turun, kondisi rumah semakin memprihatinkan. Air menggenangi lantai yang masih berupa tanah, sementara atap yang berlubang membuat air hujan masuk ke dalam rumah.

Oji mengatakan petugas telah beberapa kali mendata dan mengambil foto rumahnya untuk pengajuan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Namun, hingga kini, bantuan tersebut belum juga terealisasi.

“Rumah ini saya tempati sejak tahun 1975. Sudah lama kondisinya rusak, apalagi kalau hujan air masuk ke dalam rumah. Saya berharap ada bantuan untuk memperbaikinya,” ujar Oji.

Rumah tersebut dihuni empat anggota keluarga. Mereka tetap menempati bangunan itu meski kondisi sejumlah bagian rumah sudah rusak dan membutuhkan perbaikan.

Saat dikonfirmasi mengenai kondisi rumah Oji, Pemerintah Desa Pasir Datar melalui Sekretaris Desa mengaku belum mengetahui secara rinci keberadaan rumah tidak layak huni yang dimaksud.

Keluarga Oji berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti kondisi tersebut dan memberikan bantuan perbaikan. Mereka membutuhkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, terlebih saat memasuki musim hujan yang berpotensi memperparah kerusakan bangunan.

(Muhammad Ujang Ryaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *