Dister Koarmada RI TNI AL Tinjau Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Sukabumi

mgstv.co.id, Sukabumi — Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, S.E, M.M jabatan Kepala Dinas Teritorial Komando Armada RI, TNI AL, tinjau perencanaan pembangunan jembatan gantung Leuwidinding, peghubung Kampung Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dan Kampung Kebonjati, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (21/7/2026).
Dalam perencanaan ini, jembatan Leuwidinding, yang ambruk pada 28 Desember 2026 lalu, akibat diterjang banjir bandang luapan sungai Cimandiri. Sesuai hasil rapat dengan perangkat daerah, dalam waktu dekat, akan dibangun kembali melibat berbagai unsur.
“Rencana kegiatan pembangunan jembatan Leuwidinding, kami menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP). Kami berkalobarasi dengan pemerintah setempat dan perangkat pemerintah lainnya untuk membangun jembatan yang selama ini terbangkali akibat bencana banjir bandang yang tidak bisa ditangani, “Kata Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian kepada awak media.
Jan Lucky Boy Siburian menjelaskan, tinjauan dilokasi meruapakan tahap kedua untuk menentukan waktu pelaksana dan proses yang harus ditempuh dari awal pembangunan terutama kondisi lokasi seperti pembebasan lahan sekitar jembatan. Sebab, jembatan Leuwidinding merupakan yang diprioritaskan dari sejumlah jembatan lain yanga akan dibangun.
“Ini sudah tahap kedua dari survey awal dua lokasi jembatan yang akan dikerjakan. Kita prioritaskan di Leuwidinding untuk aktivitas dua kecamatan. Kemudian hari ini survey lanjutan kedua untuk menentukan titik mana yang akan digunakan oleh PT. CMNP melaksanakan pembongkaran kemudian pemasangan dan sudah melakukan rapat dengan pemerintah setempat untuk masalah kedepannya diselesaikan sehingga kegiatan pemasangan jembatan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa halangan apapun, begitu juga terkait aset lahan yang akan dipergunakan dalam pembangunan jembatan ini, “Jelasnya.
Adapun proses tahap permulaan pekerjaan mulai berjalan, Jan Lucky Boy Siburian menegaskan, pembangunan akan dilaksanakan secepat mungkin. Begitu juga jarak bentang fisik jembatan serta mempertimbangkan keselamatan pekerja dan warga sekitar selama proses pembangunan jembatan berjalan.
“Estimasi hasil koordinasi rencana awal minggu pertama September, tapi kalau bisa lebih cepat lebih baik karena ada kemarau panjang sehingga mempermudah pergeseran material pekerjaan. Rencana pembangunan akan dilaksanakan pembongkaran dilakukan titik baru oleh PT. CMNP yang mana lebih diutamakan keselematan para penduduk yang ada sekitarnya jembatan, “Jelasnya.
Sementara itu, untuk pembebasan lahan yang terdampak dari pembangunan ini. Pihaknya telah lakukan hasil kesepakatan dengan pemerintah setempat. Sebab, ini jenis pembangunan jembatan baru merombak bentuk fisik jembatan lama. Sedangkan untuk pelaksanaan pembangunan, melibatkan sejumlah unsur.
“Tadi kita rapat dengan camat sudah ada kesepakatan dari pemetintah desa pembebasan lahan untuk digunakan apabila posisi titik akan digunakan pembangunan jembatan yang baru. Rencana yang kita bahas tadi akan melibatkan perangkat pemerintah daerah setempat, kemudian TNI, Polri, BPBD dan unsur lainnya agar bisa selesainya percepatan pembangunan jembatan Luewidinding, “Pungkasnya. (Iqbal Bakar).
