TPU Diduga Tercemar Limbah TPA Cikundul, Warga Tutup Akses dan Desak Pemkot Sukabumi Bertindak

0
TPU Diduga Tercemar Limbah TPA Cikundul, Warga Tutup Akses dan Desak Pemkot Sukabumi Bertindak

TPU Diduga Tercemar Limbah TPA Cikundul, Warga Tutup Akses dan Desak Pemkot Sukabumi Bertindak

MGSTV.CO.ID, SUKABUMI – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Korban Sampah (FMKS) menutup akses menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul, Kelurahan Situ Mekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Warga melakukan aksi tersebut untuk memprotes kondisi TPA Cikundul yang mereka nilai sudah kelebihan kapasitas atau overload. Mereka juga menyoroti dugaan pencemaran limbah dan cairan sampah yang mengalir hingga ke area Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Warga menyebut cairan dari area TPA menggenangi sebagian lahan pemakaman. Genangan tersebut membuat kondisi lahan TPU menyerupai rawa.

Mereka khawatir pencemaran terus meluas dan mengancam kondisi lingkungan serta kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Cikundul.

Warga Keluhkan Bau Sampah Bertahun-tahun

Koordinator aksi FMKS, Elong, mengatakan masyarakat telah merasakan persoalan bau sampah dan dugaan pencemaran selama bertahun-tahun.

Menurut Elong, warga perlu memeriksa kondisi sumur di sekitar wilayah untuk mengetahui dampak dugaan pencemaran terhadap sumber air.

“Kalau untuk persoalan air, kita harus mengecek sumur yang ada di wilayah. Tapi kalau bau, itu sudah dirasakan warga berpuluh-puluh tahun. Banyak warga, termasuk generasi muda, sejak lahir sudah menghirup udara sampah,” ujar Elong.

Elong menegaskan warga akan kembali menggelar aksi dengan tuntutan lebih tegas jika pemerintah tidak segera menangani persoalan tersebut.

Saat aksi berlangsung, warga menghentikan sementara aktivitas kendaraan pengangkut sampah yang hendak masuk ke TPA Cikundul. Mereka menunggu kedatangan pemerintah untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Pemkot Sukabumi Janji Tindak Lanjuti Keluhan Warga

Pemerintah Kota Sukabumi kemudian menemui warga dan menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani persoalan TPA Cikundul yang mengalami kelebihan kapasitas.

Pemkot Sukabumi juga berjanji menindaklanjuti kondisi lahan TPU yang terdampak dugaan aliran limbah. Pemerintah akan membahas kebutuhan penanganan dan ketersediaan anggaran untuk melakukan perbaikan secara bertahap.

Baca Juga  LAHAN KOSONG DI BALANDONGAN SUKABUMI TERBAKAR, DIDUGA AKIBAT PEMBAKARAN SISA TEBANGAN

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah untuk mengetahui anggaran yang dapat digunakan untuk menangani persoalan tersebut.

“Kami akan berkoordinasi dengan PU dan Bappeda untuk melihat ketersediaan anggaran yang bisa dialokasikan. Yang penting, pada perubahan anggaran ini bisa mulai kita eksekusi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” kata Bobby.

Akses TPA Cikundul Kembali Dibuka

Setelah pemerintah berdialog dengan warga, massa akhirnya membuka kembali akses jalan menuju TPA Cikundul.

Kendaraan pengangkut sampah pun kembali dapat melintas dan aktivitas di sekitar TPA berjalan normal.

Warga meminta Pemkot Sukabumi segera merealisasikan langkah penanganan yang telah disampaikan. Mereka berharap persoalan dugaan pencemaran lingkungan, kondisi TPU, serta kelebihan kapasitas TPA Cikundul tidak terus berlarut.

(Iqbal Bakar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *