mgstv.co.id, Bogor -Memasuki musim kemarau, puluhan hektare lahan persawahan di Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terancam gagal panen akibat kekeringan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Di lapangan, lahan sawah mulai mengering karena tidak lagi mendapat pasokan air yang cukup. Para petani kini khawatir gagal panen akibat kondisi tersebut.
Tak hanya sektor pertanian, dampak kekeringan juga dirasakan langsung oleh warga. Sumber air bersih yang selama ini mengandalkan sumur dan mata air pegunungan kini mulai mengering, sehingga warga harus mengantre untuk mendapatkan air bagi kebutuhan sehari-hari.
Untuk mengatasi kondisi ini, Pemerintah Desa Parakan Muncang telah meminta bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor. Sebanyak dua mobil tangki air bersih telah dikirimkan, namun dinilai masih belum mencukupi kebutuhan warga yang terus meningkat.
Selain itu, debit air sungai yang biasa dimanfaatkan warga untuk mandi dan mencuci juga mengalami penurunan.
Kepala Desa Parakan Muncang, Andi, mengatakan bantuan air bersih masih perlu ditambah untuk memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau.
“Warga berharap jadwal pengiriman air bersih bisa ditambah agar kebutuhan air selama kemarau ini terpenuhi,” ujar Andi.
Ia menambahkan, kekeringan yang baru berlangsung sekitar satu bulan ini dikhawatirkan akan semakin meluas apabila tidak segera ditangani secara maksimal.
Pemerintah desa bersama warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang lebih parah di wilayah tersebut. (Iman)