Ratusan Driver Maxim Geruduk DPRD Kota Sukabumi, Sampaikan Tiga Tuntutan
Ratusan Driver Maxim Geruduk DPRD Kota Sukabumi, Sampaikan Tiga Tuntutan
MGSTV, KOTA SUKABUMI – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Maxim menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Kamis (17/9/2026). Para pengemudi menyampaikan tiga tuntutan utama terkait kondisi kemitraan dan layanan Maxim.
Tiga tuntutan tersebut meliputi penghentian pendaftaran mitra baru, penyesuaian komisi sesuai regulasi, serta evaluasi layanan Maxim Turbo.
Setelah menggelar aksi, para pengemudi mengikuti audiensi yang difasilitasi DPRD Kota Sukabumi. Perwakilan manajemen Maxim Cabang Sukabumi turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Penanggung jawab aksi, Hatta Fahrizal, mengatakan para pengemudi memanfaatkan audiensi sebagai ruang dialog untuk mencari penyelesaian atas berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Hatta juga menyebut para pengemudi meminta adanya kepastian perlindungan bagi mitra. Menurutnya, layanan Maxim Turbo menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian karena dinilai menimbulkan kecemburuan sosial dan persaingan di antara pengemudi.
Selain mengevaluasi layanan Maxim Turbo, para pengemudi meminta perusahaan menerapkan komisi sesuai ketentuan yang berlaku serta menghentikan sementara proses rekrutmen mitra baru.
Hatta menegaskan, para pengemudi akan mempertimbangkan langkah lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapatkan tindak lanjut.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda mengatakan pihaknya akan memfasilitasi penyelesaian persoalan antara pengemudi dan manajemen Maxim.
Wawan menyebut Kepala Cabang Maxim Sukabumi memiliki keterbatasan kewenangan dalam mengambil keputusan. Karena itu, jawaban yang diberikan dalam audiensi belum sepenuhnya memenuhi harapan para pengemudi.
Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, DPRD Kota Sukabumi berencana mengirimkan surat resmi kepada manajemen pusat Maxim. DPRD meminta pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan hadir dalam audiensi lanjutan.
Di sisi lain, Kepala Cabang Maxim Sukabumi Ridho Rabbani mengatakan pihaknya akan meneruskan seluruh hasil audiensi kepada manajemen pusat.
Ridho menegaskan Maxim tetap membuka ruang dialog dengan para mitra dan menerima berbagai masukan yang disampaikan pengemudi.
Setelah menyampaikan aspirasi dan mengikuti audiensi, ratusan pengemudi Maxim membubarkan diri dengan tertib. Mereka kini menunggu tindak lanjut dari DPRD Kota Sukabumi maupun manajemen pusat Maxim.
(SOFWAN ZULFIKAR)
