Gotong Royong Warga, Rumah Korban Kebakaran di Cimahi Girang Sukabumi Kembali Berdiri
Gotong Royong Warga, Rumah Korban Kebakaran di Cimahi Girang Sukabumi Kembali Berdiri
MGSTV.CO.ID, SUKABUMI – Semangat gotong royong warga Kampung Cimahi Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, berhasil membangun kembali rumah-rumah warga yang terdampak kebakaran pada September 2026 lalu. Setelah menjalani proses perbaikan secara swadaya, rumah-rumah tersebut kini kembali berdiri dan dapat dihuni.
Sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan, ratusan warga menggelar syukuran bersama. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu pemulihan rumah para korban.
Kepala Desa Cikahuripan, Asep Sunar, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, para donatur, serta sejumlah pihak terkait, termasuk Dinas Sosial, yang telah memberikan dukungan selama proses pembangunan kembali rumah korban kebakaran.
Menurut Asep, kepedulian dan kerja sama berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pemulihan hunian warga. Masyarakat setempat turut bergotong royong, sedangkan bantuan dari para donatur dan pihak terkait membantu memenuhi kebutuhan pembangunan.
“Kerja sama dan kepedulian masyarakat sangat membantu proses pembangunan kembali rumah warga yang terdampak kebakaran,” demikian inti apresiasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pembangunan kembali rumah korban kebakaran ini mengandalkan dukungan dana Baitul Mal, swadaya masyarakat, serta pendampingan sosial. Seluruh dukungan tersebut menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat dalam membantu warga yang tertimpa musibah.
Kini, setelah proses perbaikan rampung, para korban dapat kembali menempati rumah mereka. Pemulihan tersebut tidak hanya mengembalikan tempat tinggal warga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Kampung Cimahi Girang.
Gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Cikahuripan menjadi contoh nyata kepedulian sosial dalam menghadapi musibah. Kolaborasi warga, donatur, dan pihak terkait diharapkan terus tumbuh agar masyarakat mampu bangkit dan memulihkan kehidupan setelah bencana.
(Muhammad Ujang Heryaman)
