Dapur MBG Kemang Suplai 2.700 Porsi per Hari, Utamakan Higienitas dan Kualitas

0
Dapur MBG Kemang Suplai 2.700 Porsi per Hari, Utamakan Higienitas dan Kualitas

Dapur MBG Kemang Suplai 2.700 Porsi per Hari, Utamakan Higienitas dan Kualitas

Mgstv.co.id, KEMANG KAB, BOGOR – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Merah Putih Berkibar di Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menerapkan pengelolaan makanan higienis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dapur ini menyiapkan dan menyuplai 2.700 porsi makanan setiap hari dengan mengutamakan kebersihan, kualitas bahan, serta keamanan pangan.

Pada 2 Oktober 2026, pengelolaan dapur SPPG tersebut menjadi sorotan karena menerapkan prosedur kebersihan mulai dari persiapan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan dan distribusi makanan ke sekolah.

Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap dugaan kasus keracunan dalam program MBG, pengelola dapur menaruh perhatian pada setiap tahapan pengolahan makanan untuk menjaga mutu dan keamanannya.

Konsultan sekaligus mitra SPPG Yayasan Merah Putih Berkibar, Deni Pramuji, menjelaskan bahwa pemilihan bahan baku dan penyusunan menu menjadi bagian penting dalam penyediaan makanan bergizi. Pengelola juga memperhatikan metode pengemasan agar makanan tetap terjaga kualitasnya saat sampai di sekolah.

Setiap hari, dapur tersebut menyediakan 2.700 porsi dengan menu bervariasi yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi siswa. Menu yang disajikan antara lain ayam kecap, telur orak-arik, sup bening, dan buah segar.

Selain menjaga kebersihan bahan dan peralatan, pengelola memperhatikan penanganan makanan, termasuk pengaturan suhu serta proses pengemasan sebelum mendistribusikannya kepada para siswa.

Program MBG Bantu Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa

Pihak sekolah dan siswa menyambut baik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Program ini dinilai membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa sekaligus meringankan pengeluaran keluarga.

Dengan adanya makanan dari program MBG, siswa dapat memperoleh makanan di sekolah, sementara keluarga bisa memanfaatkan uang jajan untuk memenuhi kebutuhan lainnya.

Guru di sekolah penerima manfaat, Rini, turut menyampaikan tanggapan mengenai pelaksanaan program tersebut. Sementara itu, Keiko, salah seorang siswi, juga memberikan tanggapan terkait manfaat MBG bagi siswa.

Baca Juga  Pelayanan MBG Tidak Dilaksanakan Selama Periode Hari Libur

Pengelolaan dapur yang memperhatikan kebersihan, kualitas bahan baku, keamanan makanan, dan ketepatan distribusi diharapkan dapat menjaga mutu hidangan yang diterima siswa.

Melalui penerapan prosedur tersebut, SPPG Yayasan Merah Putih Berkibar di Kecamatan Kemang berupaya mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis agar dapat memberikan manfaat bagi para siswa.

(Suhanda Abrizi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *