Kekeringan Melanda Hampir Dua Bulan, Warga Cibungbulang Berdoa Minta Hujan
Kekeringan Melanda Hampir Dua Bulan, Warga Cibungbulang Berdoa Minta Hujan
KABUPATEN BOGOR — Kekeringan yang berlangsung hampir dua bulan membuat warga Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menggelar salat istisqa dan doa bersama. Ratusan warga, kepala desa, serta jajaran Muspika mengikuti kegiatan tersebut di halaman Kantor Kecamatan Cibungbulang, Rabu (16/9/2026).
Warga menggelar salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar menghadapi musim kemarau yang mulai memengaruhi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
Selama musim kemarau, sejumlah sumber air mengalami penurunan ketersediaan. Warga mulai kesulitan mendapatkan air dari mata air, saluran air, maupun sumur yang selama ini menjadi sumber kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengatur penggunaan air. Mereka mengutamakan kebutuhan pokok agar persediaan air yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan keluarga.
Camat Cibungbulang Agung Surachman Ali bersama jajaran Muspika dan masyarakat turut mengikuti salat istisqa. Setelah salat selesai, imam bersama jamaah melanjutkan rangkaian kegiatan dengan doa bersama.
Dalam pelaksanaan salat istisqa tersebut, imam dan jamaah juga membalikkan surban sebagai bagian dari tata cara yang dilakukan dalam salat meminta hujan.
Ketua MUI Kecamatan Cibungbulang Abdul Latif menyampaikan doa bersama agar hujan segera turun di wilayah Bogor dan kondisi sumber air kembali membaik.
Warga berharap hujan segera turun sehingga mata air, sumur, dan sumber air lainnya kembali tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain berdoa, masyarakat juga terus menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga persediaan air yang masih tersedia di tengah kondisi kekeringan.
Salat istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar warga Cibungbulang dalam menghadapi musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air bersih.
(mande)
