Pembangunan Jembatan Gantung Leuwidingding Dimulai, Hubungkan Jampangtengah dan Gunungguruh
Pembangunan Jembatan Gantung Leuwidingding Dimulai, Hubungkan Jampangtengah dan Gunungguruh
MGSTV.CO.ID, SUKABUMI — Pembangunan Jembatan Gantung Leuwidingding resmi dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin bersama Bupati Sukabumi Asep Japar dan Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Yusuf Hamka, di Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI AL sekaligus Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-158, serta disaksikan oleh warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dan Desa Sirnasari, Kecamatan Gunungguruh.
Jembatan gantung yang akan dibangun melintasi Sungai Cimandiri ini menjadi akses vital penghubung dua kecamatan. Proyek tersebut dikerjakan secara kolaboratif oleh PT CMNP, PT Arsa Foundation, dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan target penyelesaian selama 105 hari atau rampung pada Desember 2026.
Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin mengatakan pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini terdampak putusnya akses transportasi akibat bencana.
“Pascabencana, TNI AL telah memberikan bantuan berupa sarana penyeberangan sementara. Namun kapasitasnya sangat terbatas, sehingga pembangunan jembatan permanen ini diharapkan mampu memulihkan mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Jembatan Gantung Leuwidingding hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. Jembatan tersebut putus pada Maret 2025 setelah diterjang banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cimandiri.
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi pada Desember 2024 dan Maret 2025 menyebabkan sedikitnya 47 jembatan mengalami kerusakan dan putus, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga di sejumlah wilayah sempat terganggu.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Leuwidingding, masyarakat berharap akses penghubung Jampangtengah dan Gunungguruh dapat kembali normal serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di selatan Kabupaten Sukabumi.
(IQBAL BAKAR )
