Cetak Pelaku UMKM Naik Kelas,  WTDI Gelar Pelatihan Level Up di Sukabumi 

0
Screenshot_20260816_183500_WhatsApp

mgstv.co.id, Sukabumi – Wahana Transformasi Digital Indonesia (WTDI) terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan kapasitas usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan “UMKM Level Up 2026” sesi pertama yang digelar di ruang rapat Kantor Pos Cabang Sukabumi, Minggu (16/8/2026). Kegiatan ini diikuti para pelaku UMKM di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, khususnya UMKM yang berada di lingkungan pondok pesantren.

Program UMKM Level Up merupakan salah satu terobosan WTDI dalam memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pemasaran hingga transaksi produk.

Direktur Utama PT WTDI, Misbah Hudin, mengatakan program UMKM Level Up telah dirintis sejak 2023 dan secara khusus pada tahap awal menyasar UMKM berbasis pesantren.

“UMKM Level Up ini memang program kami sejak 2023. Setelah melalui beberapa penyesuaian, tahun ini kami kembali menjalankan kegiatan tersebut,” ujar Misbah.

Menurutnya, program tersebut lahir dari kebutuhan nyata para pelaku UMKM di lingkungan pesantren yang masih menghadapi berbagai kendala dalam mengembangkan usahanya, terutama dalam pemasaran dan transaksi berbasis digital.

Melalui edukasi dan pendampingan, WTDI berupaya membantu para pelaku UMKM memahami cara mengelola produk, memasarkannya, serta melakukan transaksi dengan memanfaatkan sistem digital.

“Tujuannya adalah memberikan edukasi, pendampingan, dan pelatihan agar UMKM memahami bagaimana produk mereka bisa dipasarkan dan ditransaksikan secara digital,” jelasnya.

Misbah menegaskan, digitalisasi UMKM berbasis pesantren tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga menjaga agar potensi perputaran ekonomi di lingkungan pesantren dapat memberikan manfaat lebih besar bagi UMKM dan lembaga.

Menurutnya, berbagai transaksi digital, seperti pembayaran, pembelian pulsa dan kuota, hingga kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng, memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan kembali untuk kepentingan lembaga dan para pengguna di lingkungan pesantren.

Baca Juga  51 Rumah Kasepuhan Ciptamulya Cisolok Terbakar

“Yang kita dorong adalah bagaimana potensi ekonomi pesantren, terutama perputaran keuangannya, tidak seluruhnya keluar. Ada manfaat ekonomi yang bisa kembali kepada UMKM maupun lembaga,” katanya.

Dalam pelaksanaan program tersebut, WTDI juga menggandeng PT Pos Indonesia sebagai mitra layanan pengiriman. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung proses distribusi produk UMKM yang dipasarkan melalui sistem digital.

Misbah mengatakan, kerja sama dengan PT Pos Indonesia telah berjalan cukup lama, khususnya dalam mendukung layanan pengiriman produk dan kebutuhan pengguna.

Sementara itu, Penanggung Jawab Pelaksana UMKM Level Up, Ibad Badrudin, mengatakan pelatihan sesi pertama berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta.

Menurutnya, materi pelatihan diberikan secara teknis dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik usaha para peserta. Pendekatan tersebut diharapkan membuat peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.

“Alhamdulillah, kegiatan pelatihan hari ini berjalan sukses. Antusiasme peserta cukup baik. Dari awal sampai akhir, mereka mengikuti materi dengan fokus,” kata Ibad.

Meski tidak seluruh peserta yang terdaftar dapat hadir, kondisi tersebut disebabkan sejumlah peserta harus mengikuti berbagai kegiatan dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ibad menilai, secara keseluruhan pelatihan perdana tersebut berjalan sesuai harapan dan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem UMKM pesantren yang lebih kuat melalui digitalisasi.

Untuk sesi berikutnya, panitia berencana kembali menggelar pelatihan pada 22 Agustus 2026, dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan kesiapan teknis di lapangan.

Rangkaian pelatihan UMKM Level Up nantinya akan ditutup dengan kegiatan (Isman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *