Diskominfo Kota Sukabumi : Efisiensi Anggaran, Perkuat Komunikasi Digital
mgstv.co.id, SUKABUMI – Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kota Sukabumi terus memperkuat perannya sebagai pengelola komunikasi publik Pemerintah Daerah. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus komunikasi melalui media sosial, Diskominfo dituntut mampu memastikan berbagai informasi pemerintahan dan pembangunan dapat diterima masyarakat secara cepat, tepat, transparan dan mudah dipahami.
Informasi mengenai program pembangunan daerah, aktivitas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, hingga berbagai kebijakan dan kegiatan pemerintahan menjadi bagian dari komunikasi publik yang perlu disampaikan kepada masyarakat.
Peran tersebut semakin strategis di tengah maraknya penggunaan media sosial sebagai ruang publik. Berbagai kebijakan pemerintah kini dapat dengan cepat mendapat respons, kritik maupun masukan dari masyarakat.
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menghadirkan informasi yang akurat sekaligus memberikan ruang komunikasi dua arah. Diskominfo tidak hanya dituntut menyampaikan informasi, tetapi juga membangun literasi masyarakat agar publik dapat memahami arah kebijakan dan pembangunan daerah berdasarkan informasi yang valid.
Di tengah fase efisiensi anggaran daerah, Diskominfo Kota Sukabumi juga menerapkan strategi komunikasi publik dengan mengedepankan pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi lintas sektor.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghambat penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi kanal digital menjadi salah satu strategi untuk memastikan informasi pemerintahan tetap berjalan secara efektif dengan penggunaan anggaran yang lebih efisien.
Strategi tersebut dilakukan melalui optimalisasi berbagai platform digital dan aplikasi layanan publik yang telah tersedia, termasuk kanal layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau PPID serta sistem pengaduan masyarakat.
Pemanfaatan kanal digital dinilai dapat membuat penyebaran informasi menjadi lebih cepat, luas dan tepat sasaran, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kegiatan sosialisasi secara konvensional yang membutuhkan biaya relatif besar.
Selain itu, penguatan ekosistem Satu Data Kota Sukabumi menjadi bagian penting dalam mendukung komunikasi pembangunan. Data yang akurat, valid dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi dasar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung proses perencanaan pembangunan daerah.
Diskominfo juga mengoptimalkan media sosial milik Pemerintah Kota Sukabumi dan Diskominfo, serta mendorong kolaborasi dengan kanal media sosial perangkat daerah atau SKPD.
Dengan strategi tersebut, penyebarluasan informasi dapat dilakukan secara lebih terintegrasi tanpa harus selalu mengandalkan kampanye fisik yang membutuhkan anggaran besar.
Selain memanfaatkan teknologi digital, komunikasi dialogis juga terus didorong. Salah satunya melalui program NGOBRAS atau Ngobrol Bareng Pers, yang menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, insan pers dan berbagai pihak terkait.
Kolaborasi dengan media dan jurnalis lokal juga dinilai penting untuk menjaga kesinambungan informasi mengenai berbagai program pemerintah daerah. Pers memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadi salah satu ruang kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan.
Melalui kolaborasi tersebut, informasi mengenai efisiensi anggaran tidak hanya disampaikan sebagai kebijakan pemerintah, tetapi juga dapat dijelaskan kepada masyarakat mengenai tujuan, alasan dan dampaknya terhadap pelaksanaan program pembangunan.
Secara kelembagaan, Diskominfo memiliki tugas membantu kepala daerah dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika, statistik sektoral serta persandian. (Isman Safa)
Sumber : Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi
