mgstv.co.id, Bogor – Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat upaya pencegahan perilaku merokok di kalangan remaja melalui kegiatan Smoke Free Youth Generation 2026 yang digelar di SMP Negeri 15 Kota Bogor. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah siswa dikukuhkan sebagai Duta Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bebas asap rokok.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kota Bogor itu juga diisi dengan pembacaan deklarasi komitmen oleh perwakilan siswa dan kepala sekolah se-Kota Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan pendidikan.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan pentingnya peran sekolah dalam membentuk pola hidup sehat di kalangan pelajar serta mencegah munculnya perokok pemula sejak usia dini.
“Sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran hidup sehat dan melindungi generasi muda dari bahaya rokok. Karena itu, implementasi Kawasan Tanpa Rokok harus menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah,” ujar Jenal Mutaqin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, mengatakan pihaknya akan terus mendorong kolaborasi antara sekolah dan puskesmas dalam menangani siswa yang telah terpapar kebiasaan merokok.
“Melalui program ini, sekolah didorong bekerja sama dengan puskesmas untuk mengidentifikasi siswa yang merokok, kemudian diberikan pendampingan berupa konseling dan terapi berhenti merokok,” kata dr. Erna Nuraena.
Selain pengukuhan Duta KTR, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Bogor dalam menekan angka perokok pemula. Para siswa yang terpilih sebagai Duta KTR diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengampanyekan gaya hidup sehat, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan dukungan regulasi daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok, Pemerintah Kota Bogor optimistis upaya pencegahan perilaku merokok di kalangan remaja dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Wawan)