MGSTV-KABUPATEN SUKABUMI Pasca banjir bandang, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang menerjang kabupaten sukabumi, jawa barat, berbagai kebutuhan pokok masyarakat menjadi langka. di antaranya, air minum kemasan galon dan gas lpg yang sulit didapatkan. tak hanya itu, harga bahan bakar minyak jenis bensin pun sempat melonjak hingga mencapai rp 20 ribu per liter.Pasca banjir bandang, longsor, dan pergerakan tanah yang menerjang wilayah kabupaten sukabumi, jawa barat, pada rabu 4 desember 2024, berbagai kebutuhan pokok menjadi langka. air minum kemasan galon dan gas lpg menjadi sulit diperoleh oleh masyarakat.

Tak hanya itu, harga bahan bakar minyak jenis bensin melonjak drastis hingga mencapai rp 20 ribu per liter. Iqbal, warga kampung cisagu, desa mekarsari, kecamatan sagaranten, mengaku selama enam hari pasca bencana, kendaraan sepeda motor miliknya tidak dapat digunakan. hal ini disebabkan kesulitan mendapatkan bbm karena sejumlah titik ruas jalan putus, yang mengakibatkan pasokan bbm tak sampai ke pedagang eceran.
“ Samapi 6 hari kendaraan tidak dapat digunakan sejak awal kejadian”iqbal, warga
Hal serupa juga dialami ehen, seorang ibu rumah tangga, yang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti air minum kemasan galon dan gas lpg pasca bencana. kesulitan tersebut disebabkan kendaraan pemasok tidak dapat menjangkau warung-warung terdekat akibat rusaknya akses jalan.
“Karna kan longsor disan abanyak jadi sulit nyari gas sama air, bisa beli tapi pake motor”ehen,ibu rumah tangga
Guna memulihkan pasokan kebutuhan masyarakat agar kembali normal, sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk menevakuasi material longsor yang menutup ruas jalan. Untuk sementara waktu, distribusi kebutuhan pokok dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda dua.
MGSTV-iqbal bakar
baca juga :
1 rumah nyaris ludes dilalap api di Komplek Perumahan Prana Estate Kota Sukabumi.
tonton juga :
DEMO WARGA DI PINTU MASUK PERUMAHAN TELAGA KAHURIPAN BERAKHIR RICUH












