100 Penyuluh Lintas Agama Ikuti Lokakarya FKUB Kabupaten Bogor, Perkuat Toleransi

0
100 Penyuluh Lintas Agama Ikuti Lokakarya FKUB Kabupaten Bogor, Perkuat Toleransi

100 Penyuluh Lintas Agama Ikuti Lokakarya FKUB Kabupaten Bogor, Perkuat Toleransi

MGSTV.CO.ID, CIBINONG BOGOR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bogor menggelar lokakarya penguatan kerukunan umat beragama di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 penyuluh agama lintas agama untuk memperkuat toleransi, mencegah konflik sosial keagamaan, dan menjaga kondusivitas wilayah.

Kabupaten Bogor yang memiliki sekitar enam juta penduduk menghadapi tantangan keberagaman suku, agama, dan keyakinan. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi dan mengambil langkah antisipatif guna menjaga keharmonisan masyarakat.

FKUB Kabupaten Bogor mengusung tema “Penguatan Kerukunan Umat Beragama Menuju Bogor Istimewa dan Gemilang” dalam lokakarya tersebut. Kegiatan ini melibatkan penyuluh agama Islam dan non-Islam, serta menghadirkan narasumber dari Bakesbangpol dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor.

Sekretaris FKUB Kabupaten Bogor, KH Asep Saepudin, menegaskan bahwa para penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menjaga toleransi dan mencegah potensi konflik di tengah masyarakat yang heterogen.

Menurutnya, konsolidasi antarpenyuluh agama menjadi langkah penting untuk memperkuat penyampaian pesan perdamaian sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup berdampingan secara harmonis.

“Melalui kegiatan ini, FKUB berkomitmen merawat toleransi dan keharmonisan di Kabupaten Bogor. Para penyuluh agama memiliki peran strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kedamaian serta mencegah potensi gesekan di masyarakat,” ujar KH Asep Saepudin di Cibinong.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kementerian Agama Kabupaten Bogor, H. Zulfakar Ali Akbar, menilai keterlibatan penyuluh lintas agama dapat memperkuat koordinasi sekaligus membantu mendeteksi potensi konflik sosial keagamaan sejak dini.

Ia menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam memantau dinamika kehidupan masyarakat dan membangun komunikasi yang baik dengan berbagai kelompok keagamaan.

Baca Juga  Resto Aroem Usir Ketua PWI Kota Bogor Karena Parkir Di Depan Kantornya Sendiri

“Pelibatan penyuluh dari berbagai agama sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan mendeteksi potensi konflik sejak dini di lapangan,” ungkap H. Zulfakar Ali Akbar.

Melalui lokakarya ini, FKUB Kabupaten Bogor berharap para tokoh agama, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan masyarakat.

Kolaborasi lintas agama tersebut diharapkan mampu menumbuhkan toleransi, mencegah konflik, serta menjaga kedamaian dan kondusivitas di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

(EDI JUNAEDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *