5 Wartawan Hilang di Perairan Banten, Pencarian Diperluas Jika Belum Ditemukan

0
IMG_20260909_160355_918

Caption foto: Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan perkembangan pencarian lima wartawan yang hilang kontak di perairan Banten sekitar Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026). (Foto : Ifan Chief / Megaswara News Network)

MGSTV.CO.ID, BANTEN — Polda Banten bersama Basarnas dan TNI Angkatan Laut terus melakukan pencarian terhadap lima wartawan yang hilang kontak di perairan Banten sekitar Gunung Anak Krakatau. Pencarian memasuki hari kedua dengan mengerahkan tujuh kapal dan menyisir lima titik yang telah ditentukan.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan, pencarian dilakukan secara bersama-sama oleh kepolisian dan sejumlah instansi terkait untuk menemukan para wartawan yang sebelumnya berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan.

“Hari ini, pihak kepolisian daerah Banten bersama instansi terkait dari Basarnas serta dengan TNI Angkatan Laut, semua bahu-membahu menindaklanjuti adanya peristiwa yang tidak kita inginkan bersama,” ujar Hengki dalam keterangannya.

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Menuju Gunung Anak Krakatau

Menurut Hengki, rombongan tersebut berangkat pada Senin menuju kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau. Dalam perjalanan itu terdapat delapan orang yang terdiri atas lima wartawan, dua anak buah kapal (ABK), dan satu pemandu atau guide.

“Mereka menuju pergerakan di sini kan berlima, dua ABK, dan satu guide, jadi delapan orang menuju ke sekitar Gunung Anak Krakatau. Karena mereka untuk meliput tujuannya,” kata Hengki.

Namun, pada Selasa, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa rombongan tersebut hilang kontak dan tidak dapat dihubungi.

Sejak informasi tersebut diterima, Polda Banten bersama jajaran, Basarnas, TNI, serta instansi terkait langsung melakukan operasi pencarian.

Pencarian Wartawan Hilang Libatkan Tujuh Kapal

Hengki mengatakan, operasi pencarian kini memasuki hari kedua. Petugas melakukan penyisiran di lima titik dengan mengerahkan tujuh kapal.

Kapal-kapal tersebut berasal dari sejumlah unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, yakni Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polair Polri.

Baca Juga  Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangnaya Ditemukan Meninggal

“Hari kedua ini dilaksanakan pencarian di lima titik dengan menggunakan tujuh kapal, baik milik Basarnas, milik TNI Angkatan Laut, maupun Polair Polri,” ujar Hengki.

Penyisiran dilakukan bersama-sama untuk memperluas kemungkinan ditemukannya para korban yang masih dalam pencarian.

Polda Banten Belum Gunakan Alat Canggih

Terkait penggunaan peralatan khusus atau teknologi canggih dalam pencarian lima wartawan yang hilang, Hengki mengatakan saat ini tim masih mengandalkan penyisiran di wilayah yang telah ditentukan.

“Belum, sekarang masih melakukan penyisiran bersama Basarnas dengan dari KRI Angkatan Laut,” kata Hengki.

Menurut dia, seluruh unsur pencarian masih melakukan penyisiran di lima titik yang telah diarahkan oleh pihak Basarnas.

Area Pencarian Bisa Diperluas

Kapolda Banten mengatakan wilayah pencarian dapat diperluas apabila hingga berakhirnya operasi hari kedua belum ditemukan titik keberadaan rombongan.

Evaluasi akan dilakukan setelah pencarian hari kedua selesai. Jika belum ditemukan petunjuk atau lokasi keberadaan para korban, tim akan mempertimbangkan perluasan area penyisiran.

“Kita update lagi sampai dengan nanti malam sudah berakhirnya hari kedua, maka akan di-update kalau belum ada titik yang ada, maka mungkin akan diperluas ke lebih area yang lebih luas lagi,” ujar Hengki.

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem DVI

Selain melakukan pencarian, Polda Banten juga telah menyiapkan pos antemortem dari tim Disaster Victim Identification (DVI).

Hengki mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapan kepolisian dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama proses pencarian berlangsung.

“Kita juga dari Polda Banten sudah menyiapkan Pos Antemortem dari DVI untuk mengidentifikasi manakala benar ini terjadi,” katanya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pendataan terhadap keluarga para korban yang telah datang.

Meski demikian, Hengki menegaskan harapan utama dalam operasi tersebut adalah seluruh rombongan dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Baca Juga  Lima Wartawan Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim SAR

“Kalaupun ketemu, mudah-mudahan tidak, ini tidak terjadi, gitu loh. Mereka selamat,” ujar Hengki.

Petugas Disiagakan 24 Jam

Untuk mendukung operasi pencarian, petugas juga akan disiagakan selama 24 jam di lokasi.

Polda Banten bersama Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan unsur terkait lainnya akan terus melakukan pemantauan serta pencarian terhadap lima wartawan yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Operasi pencarian akan terus diperbarui berdasarkan hasil penyisiran dan perkembangan di lapangan. Jika belum ditemukan titik keberadaan rombongan, wilayah pencarian berpotensi diperluas. (Edwin Suwandana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *